Latar Belakang Pelatihan Teknisi K3 Listrik

Bekerja dengan listrik mengandung potensi bahaya listrik yang dapat berbahaya bagi pekerja dan orang lain yang berada di lingkungan tempat kerja, dan mengancam keamanan bangunan dan isinya, sehingga setiap teknisi yang diserahi tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaan pemasangan, pengoperasian, pemeliharaan , inspeksi, pengujian dan perbaikan instalasi listrik harus memenuhi keselamatan dan kesehatan kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikat listrik OHS dan lisensi. Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Bina Hubungan Industrial dan Tenaga Kerja No.Kep Inspeksi 311/BW/2002 tentang Sertifikasi Kompetensi Keselamatan dan Kesehatan Teknisi Listrik, pekerja yang bekerja pada perencanaan, instalasi dan pemeliharaan medan listrik dengan pengalaman di lapangan listrik lebih dari 2 tahun harus memiliki kompetensi yang tepat dan lisensi. Ketersediaan Teknisi Listrik adalah untuk mengawasi pelaksanaan peraturan dan kesehatan kerja dan sistem manajemen keselamatan untuk mengendalikan resiko kecelakaan kerja.

Tujuan Pelatihan Teknisi K3 Listrik 

Tujuan Pelatihan Teknisi K3 Listrik ini akan memberikan pemahaman kepada peserta dengan pengetahuan rinci untuk melakukan identifikasi, evaluasi, dan manajemen risiko dalam pelaksanaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di bidang Listrik.

Peserta yang perlu ikut di pelatihan Pelatihan Teknisi K3 Listrik ini :

  • Teknisi Listrik
  • Electrical Engineer
  • Lead Electrical Engineer

Instruktur
Instruktur pelatihan ini akan disampaikan oleh tenaga ahli dari Kemnaker RI dan Tenaga Ahli dari kalangan industri yang telah berpengalaman dalam memberikan pelatihan-pelatihan K3 Listrik.

Materi Pelatihan Teknisi K3 Listrik :

1. Peraturan Keselamatan dan Kesehatan
2. Dasar Keamanan Listrik
3. Dasar Teknik Instalasi Listrik
4. Identifikasi Bahaya Listrik
5. pengamanan sistem
6. Khusus Kamar Persyaratan Instalasi Listrik
7. Lightning Protection Sistem
8. Klasifikasi Pengenaan
9. Pengukuran Listrik
10. Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Listrik

Sertifikasi
Para peserta yang lulus, akan bersertifikat OHS teknisi listrik yang dikeluarkan oleh Kementrian Tenaga Kerja Republik Indonesia

Metode Pelatihan Teknisi K3 Listrik 
1. presentasi
2. praktis sesi
3. Diskusi / studi kasus
4. Peralatan latihan sesi

Persyaratan Peserta 
a. Pendidikan Minimal SMA/ STM
b. Menyerahkan photo copy ijazah terakhir;
c. Photo copy KTP
d. Menyiapkan pas photo ukuran 4×6 dan 2×3 masing-masing 3 lembar
e. Mengisi biodata

Investasi :
Biaya pelatihan adalah Rp. 7,000,000,-  Biaya sudah termasuk materi training dan UU, training kit, souvenir, door price dan coffe break serta lunch untuk peserta.

Durasi Pelatihan Teknisi Ahli K3 Listrik
5 Hari

 Venue Training : Proxsis Corporate University

Latar Belakang Training Penanggulangan Kebakaran Kelas C

Sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI No : KEP-186/MEN/1999 tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di   Tempat   Kerja, Pengurus   atau   Pengusaha   wajib mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran, latihan penanggulangan kebakaran di tempat  kerja. Termasuk  dalam   kewajiban   mencegah, mengurangi  dan  memadamkan kebakaran ini adalah pembentukan unit  penanggulangan kebakaran di tempat kerja dan menyelenggarakan pelatihan dan gladi penanggulangan kebakaran secara berkala. Unit penanggulangan kebakaran tersebut terdiri dari :

1.Petugas Peran Kebakaran
2.Regu Penanggulangan Kebakaraan
3.Koordinator unit Penanggulangan Kebakaran
4.Ahli K3 Spesialis penanggulangan Kebakaran sebagai penanggung jawab teknis

Tujuan Training Penanggulangan Kebakaran Kelas C :

Tujuan dilaksanakannya pelatihan ini untuk mempersiapkan personil yang memiliki kompetensi untuk:

  1. Memeriksa & memelihara sarana pencegahan kebakaran
  2. Memadamkan kebakaran tingkat lanjut
  3. Menyelamatkan & memberi pertolongan pada korban

Metode Training Penanggulangan Kebakaran Kelas C :

Diskusi, presentasi, tanya jawab, praktik

Peserta :

Peserta yang dapat mengikuti pelatihan ini diantaranya safety manager/supervisor, technical manager, building manager, fire/safety inspector, fire engineer, risk manager.

Persyaratan peserta :

  1. Berpendidikan minimal SLTA, STM
  2. Berbadan sehat
  3. Berkelakuan Baik
  4. Bekerja penuh di instansi yang bersangkutan
  5. Lulus seleksi dari Tim Penilai
  6. Sudah mengikuti Sertifikasi AK3 Pemadam Kebakaran Level B (Minimal)

Durasi Training Penanggulangan Kebakaran Kelas C :

5 Hari Pelatihan

Investasi:

Rp 5.000.000,-/ peserta

 

Latar Belakang Training Auditor SMK3

Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 mengenai penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3) ditetapkan pada 12 April 2012 di Jakarta. PP tersebut merupakan peraturan pelaksanaan dari pasal 87 UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam PP Nomor 50 Tahun 2012 tersebut, semua pemberi kerja wajib melaksanakan SMK3, terutama perusahaan yang mempekerjakan minimal 100 tenaga kerja atau perusahaan yang memiliki tingkat potensi kecelakaan yang tinggi akibat karakteristik proses kerja. SMK3 merupakan bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan, khususnya untuk mengendalikan segala risiko saat proses produksi atau operasional di tempat kerja. Agar penerapan SMK3 berjalan efektif, maka secara periodik perlu dilakukan efektivitasnya melalui audit internal dan tinjauan manajemen.

Syarat Peserta Training Auditor SMK3 

Calon peserta harus sudah pernah mengikuti Training AK3 Umum
–  Kelengkapan Dokumen bagi calon peserta
– Melampirkan copy sertifikat AK3 Umum beserta SKP
– Melampirkan copy ijazah terakhir (D3) sederajat
– Foto berwarna 4×6 sebanyak 2 Lembar

Metode Training Auditor SMK3 

Ceramah, studi kasus, diskusi dan presentasi Dasar – dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Tujuan Training Auditor SMK3 

Setelah mengikuti Training SMK3 ini, diharapkan peserta akan dapat:

  1. Memenuhi kriteria Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 mengenai penerapan Sistem Manajemen K3
  2. Menjadi auditor internal SMK3 yang kompeten dan professional yang mampu melaksanakan audit penerapan SMK3 di perusahaan
  3. Berpotensi menjadi auditor eksternal SMK3
  4. Mengerti dan memahami Prinsip-prinsip, elemen-elemen dan Kriteria SMK3
  5. Merencanakan, mempersiapkan, melaksanakan dan melaporkan hasil internal audit SMK3
  6. Mengumpulkan, menganalisa dan verifikasi bukt audit serta mengkomunikasikan hasil observasi yang signifikan untuk ditindaklanjuti.
  7. Mengevaluasi pemenuhan peraturan perundangan K3
  8. Mengerti dan memahami peran auditor SMK3 dan lead auditor dalam melaksanakan audit SMK3

Materi Training Auditor SMK3 

  1. Pengenalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
  2. Peraturan Perundangan K3
  3. Prinsip-Prinsip SMK3
  4. Elemen-Elemen dan kriteria Audit SMK3
  5. Mekanisme & Sistematika Pelaksanaan Audit SMK3
  6. Teknik Audit SMK3
  7. Tugas dan Fungsi Auditor SMK3
  8. Wewenang, kewajiban dan jenjang karier Auditor SMK3
  9. Badan Audit SMK3
  10. Instrumen Audit SMK3
  11. Laporan Audit SMK3

DURASI PELATIHAN:

3 Hari Pelatihan

INVESTASI:

Rp.5.000.000,-/ peserta

 

Training Operator Forklift Sert. Kemnaker RI

Dalam usaha pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, maka pendidikan dan pelatihan keselamatan kerja (K3) bagi semua level karyawan merupakan hal yang sangat penting dilakukan. Keharusan tersedianya personil dengan kompetensi sebagai operator pesawat angkat angkut di perusahaan berdasarkan Keputusan Meteri Tenaga Kerja No.09/MEN/2010 tentang Pesawat Angkat dan Angkut. Salah satu pesawat angkat angkut adalah forklift.
Sebagaimana diketahui bahwa saat ini pada umumnya muatan sudah dikemas dalam bentuk unitisasi sehingga penanganann dibutuhkan alat mesin dan umumnya digunakan forklift. Dalam mengoprasikan pesawat angkat forklift dengan aman dan benar maka dibutuhkan tenaga-tenaga operator yang mempunyai skill yang tinggi, dan mempunyai pengetahuan yang cukup tentang dasar-dasar pesawat angkat forklift.

TUJUAN:
1.    Memberikan bekal pengetahuan tentang Regulasi dalam Pengoperasian
2.    Memberikan bekal pengetahuan tentang Pengoperasian Forkilft yang aman, produktif dan efisien
3.    Sebagai pemenuhan terhadap peraturan dan perundang-udangan yang berlaku
4.    Menentukan jenis forklift yang benar untuk memindahkan barang
5.    Mengerti istilah-istilah asing yang ada dalam forklift
6.    Mengetahui cara mengoprasikan bagian-bagian yang penting dari forklift

SERTIFIKASI:
Bagi peserta yang memenuhi kriteria kelulusan akan diberikan Sertifikat dan Surat Ijin Operator (SIO) yang diterbitkan oleh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I.

MATERI TRAINING:
1.    Peraturan perundang-undangan K3 di ruang terbatas.
2.    Dasar-dasar K3 di ruang terbatas.
3.    Pengenalan karateristik bahan kimia berbahaya di ruang terbatas.
4.    Prosedur ijin kerja di ruang terbatas.
5.    Program memasuki ruang tebatas/tertutup (work permit system).
6.    Teknik pengukuran dan deteksi gas di ruang terbatas.
7.    Prosedur Log Out – Tag Out.
8.    Rencana dan Prosedur Tanggap Darurat (ERP) dan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K).
9.    Program memasuki ruang terbatas.
10.    Alat pelindung diri untuk pekerjaan di ruang terbatas.
11.    Praktek Lapangan
12.    Evaluasi

 

Overview

Scaffolding is one of equipment which is used in construction projects. In other words scaffolding is the courtyard building while it’s been made and used as a supporting work in any construction work. The uses of scaffolding in building construction projects is very dominating causes of occupational accidents in the project, generally falling, slipping, oppressed and crushed materials.
Based on Act No.1 of 1970 on Occupational Safety; Regulation of Labor Minister no. PER.01/MEN/1980 on Occupational Safety & Health on the construction of buildings; LCS Minister of Labor and Minister of Public Works no. Kep 174/Men/1986 and no.104/Kpts/1986 and Safety Implementation Guidelines for at site construction activity, it’s required to conduct training for the scaffold technician.
Moreover to complying government regulations, this training is designed to assist the participants acquiring basic knowledge and skills to planning, preparing, monitoring and ensuring the job activity use scaffolding is work safely.

Latar Belakang Training Working at Height

Jatuh dari ketinggian adalah salah satu penyebab paling umum kematian di situs konstruksi, tetapi dalam setiap jenis bisnis, bekerja di ketinggian adalah kegiatan berisiko tinggi. Bekerja dari tangga, perancah dan platform adalah contoh yang jelas, tetapi ada lebih banyak kegiatan di mana orang diminta untuk bekerja di ketinggian. Contohnya termasuk bekerja pada atap, cerobong, lubang dan bangunan. Bahkan mengubah lampu langit-langit di kantor melibatkan bekerja di ketinggian. Pelatihan tentang Kesadaran Bekerja di Ketinggian dirancang untuk menyediakan personil dengan kemampuan untuk mengenali potensi cedera serius ketika bekerja di ketinggian dan menentukan metode yang aman yang tersedia untuk meminimalkan risiko. Mengurangi kecelakaan di tempat kerja adalah praktek manajemen yang baik. Tidak hanya membuat tena-ga kerja Anda lebih bahagia, tetapi Anda akan menghemat uang melalui peningkatan output dan mengurangi risiko denda dan klaim kompensasi. Banyak kegiatan kerja melibatkan bekerja di ketinggian.

Tujuan Training Working at Height 

Peserta akan mampu:
1. Menelaskan apa yang bekerja di ketinggian dan potensi risiko yang terlibat
2. Menelaskan hirarki kontrol Hazard sehubungan dengan bekerja di ketinggian
3. Menelaskan persyaratan minimum untuk platform kerja yang ditinggikan (tetap dan perancah)
4. Menunjukkan kemampuan untuk benar memilih dan menggunakan Harness Keselamatan dan lampiran
5. Mampu menjelaskan persyaratan untuk akses yang aman dan jalan keluar ke daerah-daerah bekerja di ketinggian
6. Mampu menjelaskan pentingnya rencana penyelamatan dan penilaian kemampuan penyelamatan

Siapa Yang Hadir Training Working at Height 

Supervisor, Head of Division, Personnel in occupation of Safety & Health, Production, Fixed Plant, Maintenance, Logistic.

Materi Training Working at Height

  1. Incident rates – Case Studies
  2. Working at Heights Standard
  3. Reducing Risks with working at heights
  4. Hierarchy of hazard control
  5. Fall Prevention : Work Platforms
  6. Fall Protection : Full Body Harness
  7. Risk Management
  8. Emergency and Rescue Plan

DURASI PELATIHAN:

3 Hari Pelatihan

INVESTASI:

Rp.5.500.000,-/ peserta

 

Latar Belakang Pelatihan Ahli K3 Kebakaran Kelas A

Pelatihan dan sertifikasi kompetensi Ahli K3 Spesialis Penanggulangan Kebakaran (Tingkat A) atau biasa disebut dengan training Ahli K3 Kebakaran ditujukan bagi petugas yang telah ditunjuk untuk mengidentifikasi sumber-sumber bahaya dan melaksanakan upaya-upaya penanggulangan kebakaran. Satuan tugas khusus yang mempunyai tugas manajerial di bidang penanggulangan kebakaran, di selenggarakan berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja RI No. 186/MEN/1999 tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja.

PROGRAM TUJUAN PELATIHAN AHLI K3 KEBAKARAN KLS A :

Pelaksanaan pelatihan Ahli K3 Kebakaran ini yaitu untuk menyiapkan personil yang memiliki kompetensi:

  • Melaksanakan inspeksi pencegahan kebakaran.
  • Memeriksa dan memelihara sarana alat pelindung kebakaran.
  • Memadamkan kebakaran tingkat lanjut.
  • Menyelamatkan dan member pertolongan pada korban.

SASARAN PESERTA PELATIHAN AHLI K3 KEBAKARAN KLS A :

Pelatihan ini perlu diikuti para praktisi Safety Manager/Supervisor, TechnicalManager, Building Manager, Fire/Safety Inspector, Fire Engineer, Risk Manager, dan lain-lain dengan jenjang pendidikan minimal Sarjana Muda (DIII).

METODE PELATIHAN AHLI K3 KEBAKARAN KLS A :

Seminar, presentasi, diskusi, studi kasus, dan Praktek Kerja Lapangan (PKL).

MATERI PELATIHAN AHLI K3 KEBAKARAN KLS A:

  • Pengembangan Program Keselamatan & Kesehatan Kerja
  • Praktek Perancangan Sistem Proteksi Kebakaran
  • Penaksiran Resiko Kebakaran.
  • Perancangan Sistem Proteksi Kebakaran berdasarkan Basis Kinerja.
  • Model dan Simulasi Kebakaran (visualisasi menggunakan komputer).
  • Prinsip Analisa Biaya & Metode Penilaian Investasi pada Kebakaran.
  • Perlindungan Terhadap Bahaya Peledakan.
  • Sistem Pengendalian Asap.
  • Konstruksi Bangunan yang Berkaitan dengan Penanggulangan Kebakaran.
  • Dampak Lingkungan pada Penanggulangan Kebakaran.
  • Evaluasi Sistem Proteksi Kebakaran.
  • Uji Sifat Bakar Bahan Banguna dan Uji Ketahanan Api Komponen Struktur Bangunan.
  • Audit Kebakaran Internal.
INVESTASI PELATIHAN AHLI K3 KEBAKARAN KLS A : Rp. 7.000.000/person (5 hari)

Durasi : 5 hari

 

Latar Belakang Training Ahli Muda K3 Konstruksi

Industri Konstruksi adalah pekerjaan yang penuh risiko, dibandingkan industri yang lain seperti manufaktur, Cargo, Stevedoring dan lain-lain industri konstruksi menduduki peringkat pertama dalam jumlah kecelakaan meninggal bahkan dua kali lipat dibandingkan dengan industri manufaktur. Untuk ini perlu adanya upaya lebih intensif untuk menanggulangi kecelakaan kerja di bidang jasa konstruksi.
Telah ditetapkan oleh Peraturan tersebut bahwa setiap Proyek Konstruksi Bangunan yang :

  1. Memperkerjakan tenaga kerja lebih dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek labih dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal 1 (satu ) orang Ahli Utama K3-Konstruksi, 1 ( satu ) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 2 (dua ) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
  2. Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 100 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari 6 bulan adalah wajib memiliki minimal, 1 ( satu ) orang Ahli Madya K3 Konstruksi dan 1 (satu) orang Ahli Muda K3 Konstruksi.
  3. Memperkerjakan tenaga kerja kurang dari 25 orang atau menyelenggarakan proyek kurang dari dari 3 ( tiga ) bulan adalah wajib memiliki 1 ( satu ) orang Ahli Muda K3 Konstruksi,

Dan hal tersebut diatas merupakan tanggung jawab penyedia Jasa Konstruksi (Kontraktor), untuk memenuhi peraturan tersebut sehingga Kompetensi dan Lisensi Ahli Muda K3 Konstruksi dan OHSAS 18001:2007 (Occupational Health & Safety Assessment Series) merupakan jawaban dari masalah ini dimana ada standar yang dapat nilai, sertifikasi dan dapat diakui secara nasional dan internasional.

Tujuan Training Ahli Muda K3 Konstruksi

Untuk membekali dan meningkatkan kemampuan peserta dengan pengetahuan yang mendalam dan pemahaman yang benar mengenai SMK3 (OHSMS) berdasarkan OHSAS 18001:2007 Standard untuk mencapai tujuan organisasi mengenai Keselamatan dan Kesehatan kerja.

Materi Training Ahli Muda K3 Konstruksi

Materi pelatihan yang akan disampaikan meliputi sebagai berikut :
1. Pre Test
2. UU, Standar dan Aturan K3
3. UU Jasa Konstruksi kaitan dgn K3 Konstruksi
4. Pengetahuan Jasa Konstruksi
5. Pengetahuan Dasar K3
6. Managemen dan Administrasi K3
7. K3 Pekerjaan Konstruksi
8. Manajemen Lngkungan
9. K3 Peralatan Konstruksi
10. K3 Pekerjaan Mekanikal & Elektrikal
11. K3 Pesawat Angkat
12. 12 K3 Perancah & Tangga
13. Sistem Pemadam Kebakaran
14. Kesiagaan dan Sistem Tanggap Darurat
15. Higiene Perusahaan dan Proyek
16. Manajemen Pelatihan dan Kompetensi K3
17. Pengetahuan Inspeksi K3 Konstruksi
18. Observasi Lapangan dan Penyusunan Makalah
19. Seminar
20. Evaluasi Akhir

Peserta yang patut menghadiri :
Pelatihan ini perlu untuk diikuti oleh Management Representative, OH&S Professional, Team Leader, Supervisor dan Personil lainnya yang memandang perlu untuk mengembangkan dan mengimplementasikan SMK3 berdasarkan OHSAS 18001:2007 standard dengan minimal Pendidikan STM dan Pengalaman Kerja min 3 (tiga ) tahun.

Investasi
Rp 6.750.000/Peserta

Testimonial Peserta :

Dalam management K3 ada hal-hal yang perlu dikuasai yaitu komitmen, biaya, program dan pelaksanaan dilapangan agar penerapan K3 dapat berjalan optimal. Ir. A Wahyudin. H.P, PT. Tobas Tegarindo

Sangat berguna sehingga bisa dimengerti akan dasar K3 dan pembawaan santai dalam penyampaian materi, pengajar sangat bagus serta metode umpan balik dalam pemberian materi. Muh. Nanang Ihdal H, PT. Tobas Tegarindo

Penjelasan disertai contoh dan peserta saling share satu dengan yang lain. Christian Simamora, PT. Umbak Garang Permai

Pelatihan ini sangat jelas dan tidak membosankan serta diselingi dengan penghilang penat. Adi Janitra S, PT. Sarana Prestasi Gemilang

Pelatihan ini bisa dimengerti dan dipahami serta cara penyampaian sangat mudah dimengerti. Pelatihan ini sangat tepat pada kegiatan kami diproyek. Wagiman. H.P, PT. Wisma Sarana Teknik

Pelatihan yang sangat baik dan informatif. Raden Febrianto. H.P, PT. Tarida Sejahtera

Penyampaian materi Training Ahli Muda K3 Konstruksi dilakukan secara  detail namun dengan suasana yang santai, dan training ini sangat bermanfaat untuk diri saya pribadi dan di dunia kerja yang saya laksanakan. Junaidi, PT. Cahaya Permata Ajriya

Training K3 Konstruksi ini sangat penting untuk kontraktor serta dalam penyampaian pelatihan K3 jelas dan dimengerti. Maryun Yuliono Ratno. H.P, PT. Wisma Sarana Teknik

Trainer menerangkan materi dengan jelas dan menggunakan contoh foto kejadian serta menyampaikan materi yang bagus. Afriyudi, PT. Dimensi Barumas Perdana

Metode penyampaian yang simple dan tepat pada tujuan. Raden Febrianto, PT. Tarida Sejahtera

Training Ahli Muda K3 Konstruksi dapat menambah pengetahuan dan mendapatkan manfaat serta Singkat, Padat, Jelas (Mudah dipahami). Maryono Markasan, PT.Tribahagia Ciptamandiri

Training Ahli K3 Konstruksi ini sangat bagus, dengan penjelasan yang diberikan dapat menambah pengetahuan mengenai hygiene perusahaan dalam pelaksanaan K3. Wahyu Setyaningsih, PT. Sumber Air Pagarbatu.

Dengan mengikuti training ini sangat bermanfaat untuk kinerja saya kedepannya dapat memperbaiki metode kerja di perusahaan saya bekerja tentang keselamatan kerja yang benar, trainer menyampaikan materi cukup baik dan menggunakan gambar. Agus Silvana, PT. Cahaya Permata Ajriya

Dapat menambah wawasan serta pengetahuan peserta, instruktur orang yang sangat berpengalaman dalam menyampaikan materi. Observasi lapangan sangat penting agar peserta dapat melihat langsung dan mengidentifikasi K3 Secara langsung dan test untuk mengukur kemampuan peserta training. R Roni Kurniawan. D, PT. Taikisha Indonesia Engineering

Menambah pengetahuan demi keselamatan kesehatan kerja, sangat berguna, cara penyampaian mudah dibayangkan, dapat meminimalisir resiko. Freddy Silalahi, PT. Redi Tunggal Mandiri

Pelatihan ini berguna sebagai contoh penerapan ilmu K3 di lapangan, Tutor berhasil mengarahkan kegiatan sehingga bisa tepat sasaran. Niko Hadhiwicaksono, PT. Persada Sukses Makmur.

Pelatihan ahli muda k3 Konstruksi ini sangat penting dan berguna untuk lingkungan kerja disamping itu tutor sabar dalam menjelaskan materi yang dirasa kurang jelas oleh peserta. Eko Budi Mulyono, PT. Wiguna Nusa lestari.

Latar Belakang Training AK3 Umum

Training Ahli AK3 Umum Setiap hari kerja di seluruh Inggris Raya terjadi kecelakaan kerja. Sekurang-kurangnya seorang meninggal dan lebih dari 6000 orang menderita luka akibat kerja. Sebagaimana kita ketahui, kecelakaan meninggal dan sakit akibat kerja memerlukan biaya yang harus dikeluarkan oleh Perusahaan, disamping kerugian akibat karena kerusakan properti atau kerusakan peralatan, serta hilangnya produktifitas .Training ahli AK3 Umum dirancang untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dalam menuju produktifitas dan efisiensi sehingga dapat meningkatkan daya saing perusahaan.

Tujuan Training AK3 Umum

Memahami, bahwa terjadinya kecelakaan akan menimbulkan “accident costs” semacam fenomena gunung es maka perlu kiranya Perusahaan berupaya mengimplementasikan Sistem Manajemen K3 untuk mencapai“ Zero Accident” Implementasi SMK3 memerlukan SDM yang mempunyai pemahaman dan ahli dalam mengidentifikasi bahaya dan menilai risiko (HIRA = Hazard Identification Risk Assessment) Peserta Training ini perlu diikuti para praktisi K3, Supervisor, Anggota P2K3 dll. Dengan persyaratan Minimal Sarjana Muda / D3 atau sederajat dari semua bidang usaha antara lain manufaktur, konstruksi, jasa perhotelan, transportasi dan rumah sakit dan supermarket/hypermarket/ retailer dsb.

Durasi Training AK3 Umum

12 hari

Investasi Training AK3 Umum

Rp. 8,750,000,- / peserta, untuk 12 hari pelatihan.

Biaya sudah termasuk materi training dan UU, training kit, souvenir, door price dan coffe break serta lunch untuk peserta.

Tidak termasuk biaya transportasi, akomodasi dan penginapan peserta

Peserta Training ahli K3 Umum

Pelatihan ini perlu diikuti para praktisi K3, Supervisor, Anggota P2K3 dll. Dengan persyaratan Minimal Sarjana Muda / D3 atau sederajat dari semua bidang usaha antara lain manufaktur, konstruksi, jasa perhotelan, transportasi dan rumah sakit dan supermarket/hypermarket/ retailer dsb.

Daftar perusahaan yang pernah mengikuti training ahli k3 umum

PT Derazona Air Service,Belindo/ PT Asmo Indonesia,Belindo/ PT Kaltim Prima Coal,Belindo/PT Belindo Karya Mandiri,Belindo/PT Indonesia Epson Industry,Belindo/PT Mulia Glass Float,Belindo/PT Prima Makmur Rotokemindo,BPK (Badan Pemeriksa Keuangan),CV Aquama Jaya,CV Wipasindo,Depnaker/CV Pandia Jaya,Depnaker/PT Graha Artha,Geomandiri Kreasi,Hotel Indonesia Kempinski.HSS,HSS/PT Joharprima,Kreatindo,Interconental Midplaza Hotel Jakarta,Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia,Mahadaya -PT Deka Sari Perkasa,Medika Plaza,Perdana Marine Offshore PTE LTD,Politeknik Negeri Bali,PT Acset Indonusa,PT Adhimix Precast Indonesia,PT Aerofood Indonesia,PT Agro Mandiri Semesta,PT Agung Concern,PT Airkon Pratama,PT Angkasa Pura I (Persero) Cabang Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai,PT Anugrah Technindo Dwi Putra,PT Aplikanusa lintasarta,PT Arkananta,PT Armada Johnson Controls,PT Asia Chemical Resource,PT Asia Clean Energy,PT Asiatic Persada,PT Asset Lestari,PT Astra Zeneca Indonesia/HSS,PT Atelier Enam PM,PT Atelier Enam Project Management,PT AUTO SAMUDERA,PT Aventis Pharma,PT BAM Decorient Indonesia,PT Bank CIMB Niaga Tbk ,PT BANYU BENING UTAMA,PT Bayu Buana Gemilang,PT Bekatik Lestari,PT Bengkayang Subur,PT Berca Schindler,PT Bernadi Utama,PT Bharinto Ekatama,PT Bima Cakra International,PT Bina Adiaya,PT Bina Balantak Utama,PT Biosis,PT Biotek Indonesia,PT BRALINK INTERTRADE,PT Bumimerak,Terminalindo,PT Cahaya Multi Dimensi (CMD) Indonesia,PT Cameron Service International,PT CBC Indonesia,PT CERENTI SUBUR,PT Ceria Prima,PT Cerindo Prima Logistik,PT CG Power Systems Indonesia,PT Cigma Indonesia,PT Cipta Kridatama,PT Cipta Total Solusindo,PT Citra Karsa Dinamika,PT Citra Kontrak,PT Citra Lestari Anugerah,PT Citra Perdana Muda,PT Citra Terbanggi Teknik,PT Citra Yala Tama Raya,PT Cogindo Dayabersama,PT CTS Netherlands BV,PT Daichindo Sukses Mandiri.

 

Pelatihan Petugas Peran Kebakaran Kelas D

Setelah mengikuti Pelatihan ini diharapkan mampu :
1. Mengetahui kondisi dan tindakan berbahaya untuk pencegahan kebakaran di
Area kerja masing – masing.
2. Mengetahui kondisi sarana proteksi kebakaran di area kerjanya
3. Mampu memadamkan kebakaran tingkat awal

Materi Pelatihan Petugas Peran Kebakaran Kelas D

1. Dasar – Dasar K3 Penanggulangan K3 Kebakaran
2. Dasar – Dasar Manajemen Kebakaran
3. Teori Api dan Anatomi Kebakaran
4. Sistem Kebakaran Aktif
5. Dasar – Dasar Prosedur Bila Terjadi Kebakaran ( Fire Emergency Plant )
6. Praktek pemadaman Kebakaran dengan menggunakan :
• Alat Pemadam Api Ringan ( APAR )
• Hidrant

Sertifikasi Petugas Peran Kebakaran Kelas D

Sertifikat Kompetensi dari KEMNAKER RI + S.I.K ( Surat Ijin Kompetensi )

Intruktur Pelatihan Petugas Peran Kebakaran Kelas D

Instruktur Pelatihan adalah tenaga ahli di bidang penanggulangan kebakaran dan Insruktur dari KEMNAKER

Metode Pelatihan Petugas Peran Kebakaran Kelas D

Presentasi, Tanya Jawab dan Praktek

Waktu Pelatihan Petugas Peran Kebakaran Kelas D
Waktu Pelatihan selama 3 ( tiga ) Hari