Di tengah wabah virus Corona Covid-19, Indonesia juga mengalami peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di sejumlah daerah. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sudah ada lebih dari 16 ribu kasus DBD, dengan 100 di antaranya meninggal dunia sejak Januari hingga Maret 2020.

Beberapa cara yang dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan, diantaranya:

  1. Pastikan kebersihan kamar dan rumah
  2. Pencegahan sebaiknya dimulai dari diri sendiri, tempat tinggal, lantas lingkungan sekitar. Hindari menumpuk barang-barang tak perlu. Sebab kondisi tersebut akan berpotensi memungkinkan nyamuk Aedes aegypti bersarang atau berkembang.
    Hindari pula menggantung terlalu banyak pakaian bekas pakai karena nyamuk menyukai aroma keringat manusia.

  3. Batasi kembang-biak nyamuk
  4. Jangan biarkan ada air tergenang di sekitar Anda. Gemburkan tanah pada pot untuk mencegah tergenangnya air.\
    Kubur barang-barang yang dapat menampung air seperti plastik, ban bekas, drum, batok kelapa, pot, kaleng atau botol bekas yang sudah tak terpakai. Tutup seluruh wadah atau apapun yang bisa mengakibatkan genangan air seperti ember buangan AC, penadah hujan.
    Untuk bak mandi, kuras setidaknya seminggu sekali untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk di dalam rumah.

  5. Siapkan lotion antinyamuk
  6. Usapkan lotion antinyamuk pada kulit dan bagian tubuh untuk mencegah gigitan nyamuk. Waktu rawan nyamuk menyerang sekitar pukul 16.00 - 19.00.
    Namun ingat, tak perlu mengoleskan lotion antinyamuk pada kulit yang luka, dekat mata atau mulut. Dan setelah itu jangan lupa mencuci tangan

  7. Lindungi tubuh dari gigitan nyamuk
  8. Kenakan celana panjang dan baju lengan panjang untuk menutupi kulit Anda. Bila perlu, pasang kelambu atau kasa nyamuk di tempat tidur, terutama untuk bayi.

  9. Semprotan pembunuh serangga
  10. Untuk berjaga, semprotkan obat pembunuh serangga di sudut-sudut gelap dalam rumah seperti di kolong tempat tidur, sofa, maupun di balik tirai

  11. Jangan biarkan tumbuhan padat
  12. Pangkas pohon yang terlalu rimbun, buang seluruh daun yang berguguran dan sampah yang menumpuk, serta bersihkan kotoran yang menyumbat di talang atap.
    Agar lebih yakin, Anda juga bisa menaburkan insektisida pembunuh serangga di selokan dan talang atap.
    Saat musim hujan atau banjir, segera bersihkan rumah setelah air surut. Langkah ini perlu guna menghindari kondisi lembap, tumbuhnya jamur, dan bersarangnya nyamuk.

Seorang yang tergigit dan terinfeksi Aedes aegypti akan merasakan satu atau lebih gejala demam berdarah. Mari simak infografik gejala DBD berikut ini: