Berita Terbaru

Kehadiran PT Kereta Commuter Indonesia dalam industri jasa angkutan KA Commuter bukanlah kehadiran yang tiba-tiba, tetapi merupakan proses pemikiran dan persiapan yang cukup panjang. Dimulai dengan pembentukan Divisi Angkutan Perkotaan Jabotabek oleh induknya PT Kereta Api (Persero), yang memisahkan dirinya dari saudara tuanya PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop I Jakarta. Maksud dan Tujuan perusahaan adalah untuk melakukan usaha di bidang transportasi pada umumnya, khususnya dibidang perkeretaapian dengan menyediakan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat yang meliputi usaha pengangkutan orang dengan kereta api dan usaha non angkutan penumpang dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.

Selengkapnya...

Pengukuran Lingkungan Kerja | Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia No 5 tahun 2018 Tentang K3 Lingungan Kerja yang mewajibkan setiap pengusaha atau pengurus, wajib melaksanakan syarat-syarat K3 lingkungan kerja di perusahaannya. Pelaksanaan syarat-syarat K3 ini dilakukan untuk mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat dan nyaman dalam rangka mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Syarat-syarat ini dapat dipenuhi melalui kegiatan-kegiatan:

Selengkapnya...

Perkembangan teknologi yang semakin maju harus diikuti dengan pemenuhan persyaratan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan kerja. Salah satu penerapan K3 yang harus dilakukan ini adalah higiene sanitasi. Higiene yang dimaksud adalah usaha Kesehatan preventif yang menitikberatkan kegiatannya kepada usaha Kesehatan individu maupun usaha pribadi hidup manusia. Sementara sanitasi berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia No 5 tahun 2018 Tentang K3 Lingungan Kerja adalah usaha Kesehatan preventif yang menitikberatkan kegiatan kepada usaha Kesehatan lingkungan hidup manusia.

Selengkapnya...

Studi Bahaya dan Operabilitas atau kerap kita kenal dengan HAZOP adalah cara sistematis untuk mengidentifikasi kemungkinan bahaya dalam proses kerja. Dalam pendekatan ini, proses dalam melakukan HAZOP dipecah menjadi beberapa tahap langkah, dan setiap variasi dalam parameter kerja dipertimbangkan dalam setiap langkah, untuk melihat proses mana yang kemungkinan akan menyebabkan kesalahan atau eror. Pendekatan cermat HAZOP umumnya digunakan dengan produksi kimia dan sistem perpipaan, tempat bermil-mil pipa dan banyak container.

Selengkapnya...

HAZOP study atau Hazard and Operability Study adalah teknik standar yang digunakan dalam penyusunan pembentukan keamanan di sistem baru atau modifikasi terhadap potensi bahaya atau masalah. HAZOPS merupakan metode identifikasi risiko yang berfokus pada analisis terstruktur mengenai operasi yang berlangsung. Dalam penggunaannya, kita harus mempelajari setiap tahapan proses untuk mengidentifikasi semua penyimpangan dari kondisi operasi yang normal, mendeskripsikan bagaimana bisa terjadi dan menentukan perbaikan dari penyimpangan yang ada. Tujuannya untuk menjelaskan bagaimana kondisi ideal dalam suatu sistem. Langkah awal dapat dilakukan dengan mendapatkan tinjauan dari sistem berupa gambar teknis atau informasi lain dari sistem tersebut.

Selengkapnya...