Air bersih menjadi hal yang sulit untuk didapatkan ketika sudah memasuki musim kemarau di Indonesia, khususnya bagi masyarakat Indonesia bagian timur. Bagaimana tidak? Untuk memenuhi kebutuhan air bagi kepentingan rumah tangga saja mereka harus menempuh perjalanan yang seringkali tidak mudah dilalui hanya untuk membawa air. Jarak yang ditempuh kurang lebih 5 km setiap harinya. Hal ini dirasakan oleh masyarakat di beberapa desa di Nusa Tenggara Timur. Di musim yang bukan kemarau saja mereka susah kesusahan untuk mendapatkan air, apalagi di musim kemarau.

Selengkapnya...

ORLANDO, KOMPAS.com - Kepolisian Orlando, Florida, AS, telah mengidentifikasi pelaku penembakan yang menewaskan 50 orang dan melukai 53 orang lain di klub malam kaum gay di kota itu, Minggu (12/6/2016). Pria itu adalah Omar Mateen, kelahiran New York tahun 1986, dari ayah imigran Afganistan. Belum lama ini, pria bernama lengkap Omar Mir Seddique Mateen itu pindah ke Fort Pierce, Florida, 120 mil sebelah tenggara Orlando.

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Pindad (Persero) meluncurkan empat senjata terbarunya, Kamis (9/6/2016). Empat senjata yang diluncurkan itu berjenis senapan serbu SSB, senapan serbu SS2 subsonic 5,66 mm, sub machine gun PMS, dan pistol G2 premium. Berapakah harga senjata tersebut? Direktur Komersial PT Pindad, Widjajanto mengungkapkan, senapan jenis pistol G2 premium harganya sekitar Rp 35 juta. "Harga ini sudah termasuk pajak," kata dia di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat. "Tetapi, kalau harga untuk anggota TNI berbeda lagi karena TNI dibebaskan pajak," kata Widjajanto. Sementara itu, untuk tiga jenis senapan lainnya, Widjajanto belum bisa menyebutkan harga pastinya. Namun, diperkirakan, harganya lebih mahal dari senjata generasi sebelumnya. (Baca: PT Pindad Luncurkan Empat Senjata Baru) "Untuk jenis SS3, SS2 subsonic, dan PM3 kami belum merilis harga resmi. Tetapi, kalau mengacu pada SS 2 yang lama harganya Rp 23 jutaan ke atas. Tinggal nanti pilihannya pakai teleskop atau tambahan lain. Itu opsional," kata dia. Untuk senjata jenis pistol G2 premium, ia mengatakan bahwa senjata jenis ini khusus diperuntukkan bagi atlet menembak. Ketua Pengurus Besar Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Bambang Trihatmojo mengatakan, Perbakin sudah memesan sebanyak 2.000 unit melalui PT Perbakin Lokta Karya. "Nantinya kami dari Perbakin akan mengajukan ke federasi menembak internasional untuk sertifikasi sehingga nantinya pistol itu dapat digunakan dalam kejuaraan tingkat internasional," kata Bambang. Rencananya, pistol dengan jarak efektif menembak sejauh 25 meter itu akan digunakan atlet Indonesia cabang menembak dalam ajang Asian Games 2018 di Jakarta.