Berita K3

Penyampaian materi oleh Fahmi Munsah Ismail, S.T., M.B.A


PT PLN (Persero) menyelenggarakan Bulan K3 Nasional 2018 dengan tema “Bekerja Aman, Sehat dan Selamat” dalam upaya menciptakan K3 di lingkungan di PT PLN (Persero) Distribusi Banten. Kegiatan ini ditujukan untuk menjalin silahturahmi dengan tokoh masyarakat setempat, oleh karena itu PT PLN (Persero) mengundang depnaker, salah satu universitas, dan mitra kerja. PT PLN (Persero) yang silahturahmi ini dirasa perlu dilakukan agar meningkatkan awareness terhadap kesehatan dan keselamatan kerja.

PT PLN (Persero) berkomitmen untuk menerapkan budaya K3 diseluruh wilayah kerja PT PLN (Persero) khususnya PT PLN (Persero) Banten bersama mitra kerja dan lingkungan masyarakat disekitar PT PLN (Persero) dengan tujuan utama adalah zero accident. PT PLN (Persero) berharap ditahun 2018 dapat meningkatkan aspek K3 terutama dari sisi kompetensi yang harus dimiliki oleh masing-masing personil sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penerapan SOP dalam lingkungan kerja salah satunya dengan melengkapi diri dengan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan standar yang ditentukan.

Dalam rangka memeriahkan bulan K3 PT PLN (Persero) melaksanakan kegiatan-kegiatan antara lain pemasangan spanduk bulan K3 di lingkungan kerja, kompetisi foto dan video terkait budaya K3 yang diikuti oleh seluruh pekerja baik internal PLN maupun mitra kerja PLN, terselenggaranya workshop bulan K3. Workshop bulan K3 PT PLN (Persero) ini berlangsung hari Kamis (22/02) di Hotel Allium Tangerang dan bekerjasama dengan Synergy Solusi Group.

Kegiatan workshop dimulai dengan safety induction, menyanyikan Indonesia Raya dan Mars PLN serta sambutan oleh General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Banten.

Pembukaan dengan sambutan Manager General PT PLN (Persero)

Salah satu rangkaian acara dari workshop bulan K3 adalah penyampaian materi Awareness K3 pada lingkungan kerja bersama Fahmi Munsah Ismail, S.T., M.B.A, Director of Synergy Solusi Group dan QHSE Senior Consultant. Ia menyampaikan data analisis Du Pont bahwa 96% kecelakaan berakibat hilangnya hari kerja di perusahaan selama lebih dari 10 tahun disebabkan oleh unsafe condition. “situational awareness menyadari apa yang terjadi di sekitar adanya bahaya, unsafe act, unsafe condition”.

Penyampaian materi oleh dr. Putu Karasiani, Sp. KFR

Selain Fahmi Munsah, workshop ini juga diisi oleh dr. Putu Karasiani, Sp. KFR membahas mengenai Ergonomis dan Hubungan dengan Penyakit Akibat Kerja.