Berita K3

Ergonomi  dipopulerkan  pertama  kali  pada  tahun  1949  sebagai  judul  buku  yang  dikarang  oleh  Prof.  Murrel.  Sedangkan  kata  ergonomi  itu  sendiri  berasal  dari  bahasa  Yunani  yaitu  ergon  (kerja)  dan  nomos  E (aturan/prinsip/kaidah).  Istilah  ergonomi  digunakan  secara  luas  di  Eropa.  Di  Amerika  Serikat  dikenal  istilah  human factor atau human engineering. Kedua istilah tersebut (ergonomic dan human factor) hanya berbeda pada  penekanannya.  Intinya  kedua  kata  tersebut  sama-sama  menekankan  pada  performansi  dan  perilaku  manusia.

Menurut Hawkins (1987), untuk mencapai tujuan praktisnya, keduanya dapat digunakan sebagai referensi untuk teknologi yang sama. Ergonomi telah menjadi bagian dari perkembangan budaya manusia sejak 4000 tahun yang lalu (Dan Mac Leod, 1995).

Perkembangan  ilmu  ergonomi  dimulai  saat  manusia  merancang  benda-benda  sederhana,  seperti  batu  untuk membantu tangan dalam melakukan pekerjaannya, sampai dilakukannya perbaikan atau perubahan pada alat bantu tersebut untuk memudahkan penggunanya. Pada awalnya perkembangan tersebut masih tidak teratur dan tidak terarah, bahkan kadang-kadang terjadi secara kebetulan.

Perkembangan  ergonomi  modern  dimulai  kurang  lebih  seratus  tahun  yang  lalu  pada  saat  Taylor  (1880-an)  dan Gilberth (1890-an) secara terpisah melakukan studi tentang waktu dan gerakan. Penggunaan ergonomi secara nyata dimulai pada Perang Dunia I untuk mengoptimasikan interaksi antara produk dengan manusia.

IEA (International Ergonomics Association) mendefinisikan Ergonomi sebagai disiplin ilmu yang bersangkutan dengan pemahaman tentang interaksi antara manusia dan elemen lain dari sistem, dan profesi yang menerapkan prinsip-prinsip teoritis, data dan metode untuk desain untuk mengoptimalkan kesejahteraan dan keseluruhan kinerja sistem manusia.

Praktisi  ergonomi,  ergonomi,  berkontribusi  pada  perencanaan,  desain  dan  evaluasi  tugas,  pekerjaan,  produk, organisasi,  lingkungan  dan  sistem  dalam  rangka  untuk  membuat  mereka  kompatibel  dengan  kebutuhan, kemampuan dan keterbatasan manusia.

Source: https://www.indonesiasafetycenter.org/knowledges/pedoman-pengukuran-ergonomi-ruang-kerja

Kami juga menyediakan Training dan Konsultasi sesuai kebutuhan Anda, untuk info lebih lanjut, silakan klik masing-masing gambar di bawah.